CIRI-CIRI
BATANG Tanaman bunga bakung merupakan tumbuhan tahunan yang mempunyai tinggi 60–180
cm. Tanaman bunga bakung memiliki tangkai yang kuat dan kokoh.
DAUN yang sangat panjang dan
berwarna hijau.
Karakteristik bunga bakung ini mempunyai
warna yang indah di setiap kelopaknya. Bunga tanaman bakung ini besar memiliki tiga
kelopak, yang mempunyai harum wangi, dan bunga bakung ini memiliki berbagai warna
dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir
hitam dan lain-lain. Terdapat pula corak bunga bakung yang berupa bintik-bintik.
Bunganya putih berbentuk corong dengan biji
besar bundar gepeng dan berlendir. Mahkota bunga lancip sedang bagian dalamnya merah
keunguan.
BUAH / UMBI Tanaman ini mempunyai
umbi yang besar tumbuh ditanah berdiameter 5-10 cm, umbi ini dikenal dengan
poison bulb karena mengandung racun.
DESKRIPSI
Tanaman bakung dalam bahasa Inggris
adalah lily. Nama ilmiah atau latin bunga
bakung adalah Crynum asiaticum L.
Ada sekitar 110 suku dalam keluarga bakung
(Liliaceae), Tanaman bunga Bakung termasuk dari keluarga Amaryllidaceae. Tanaman
Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan tinggi
60–180 cm. Bakung biasanya memiliki tangkai yang kokoh. Kebanyakan suku bakung membentuk
umbi polos di bawah tanah. Di beberapa suku Amerika Utara, dasar dari umbi ini berkembang
menjadi rizoma. Beberapa mampu hidup di rawa. Pada umumnya tanaman ini lebih cocok
tinggal di habitat dengan tanah yang mengandung kadar asam seimbang. Kawasan
tumbuh bakung meliputi sebagian besar Eropa, dan Asia. Tanaman ini bisa menyesuaikan
diri dengan habitat hutan, seringkali pegunungan, dan kadang-kadang habitat
rerumputan. Tanaman bunga bakung berkembangbiak dengan cara pemisahan umbi pada
tanaman induk.
KANDUNGAN ZAT
Bakung putih mempunyai sifat tajam
dan dingin, agak sedkit pedas juga sedikit beracun. Berkhasiat untuk merangsang
muntah, antiswelling (Menghilangkan bengkak), analgesik (penghilang sakit),
antelmintik (obat cacing), diaforetik (merangsang keringat), antidotum
(penetral racun). Sedangkan umbi pada bakung putih mengandung alkoloid berupa likorin,
inulin, krinin aseti kronin, dan methylan thanilate.
KHASIAT DAN MANFAAT
Fungsi tanaman bunga bakung ini tidak hanya digunakan
untuk tanaman hias saja namun kegunaan tanaman bunga bakung bisa juga digunakan
sebagai tanaman obat herbal, Hampir semua Bagian bakung putih dapat dijadikan tamuan
untuk terapi pengobatan, dapat disajikan secara segar maupun kering, berikut ini
adalah beberapa ramuan obat menggunakan tanaman
bakung.
· Mengobati Luka Memar Cara meramu :Ambil daun bunga
bakung lalu olesi dengan minyak kelapa, kemudian layukan di atas api selanjutnya
di tempel kan kebagian yang sakit.
· Melancarkan Buang Air Kecil Cara meramu :Daun bunga
bakung di olesi dengan minyak kelapa, kemudian di tempelkan pada daerah kandung
kencing.
· Sakit Gigi Cara meramu :Sediakan akar bakung putih
seperlunya lalu tempelkan pada gigi yang terasa sakit. Bisa juga dengan merebus
akar bakung putih, setelah dingin dipakai untuk berkumur.
·
Tidak ada komentar:
Posting Komentar