Sabtu, 12 Agustus 2023

Crinum asiaticum

CIRI-CIRI

BATANG Tanaman bunga bakung merupakan  tumbuhan tahunan yang mempunyai tinggi 60–180 cm. Tanaman bunga bakung memiliki tangkai yang kuat dan kokoh.

DAUN yang sangat panjang dan berwarna hijau.

Karakteristik bunga bakung ini mempunyai warna yang indah di setiap kelopaknya. Bunga tanaman bakung ini besar memiliki tiga kelopak, yang mempunyai harum wangi, dan bunga bakung ini memiliki berbagai warna dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam dan lain-lain. Terdapat pula corak bunga bakung yang berupa bintik-bintik. Bunganya  putih berbentuk corong dengan biji besar bundar gepeng dan berlendir. Mahkota bunga lancip sedang bagian dalamnya merah keunguan.

BUAH / UMBI Tanaman ini mempunyai umbi yang besar tumbuh ditanah berdiameter 5-10 cm, umbi ini dikenal dengan poison bulb karena  mengandung racun.

DESKRIPSI

Tanaman bakung dalam bahasa Inggris adalah lily. Nama ilmiah  atau latin bunga bakung adalah Crynum asiaticum  L. Ada sekitar 110 suku dalam  keluarga bakung (Liliaceae), Tanaman bunga Bakung termasuk dari keluarga Amaryllidaceae. Tanaman Bakung adalah tumbuhan tahunan dengan  tinggi 60–180 cm. Bakung biasanya memiliki tangkai yang kokoh. Kebanyakan suku bakung membentuk umbi polos di bawah tanah. Di beberapa suku Amerika Utara, dasar dari umbi ini berkembang menjadi rizoma. Beberapa mampu hidup di rawa. Pada umumnya tanaman ini lebih cocok tinggal di habitat dengan tanah yang mengandung kadar asam seimbang. Kawasan tumbuh bakung meliputi sebagian besar Eropa, dan Asia. Tanaman ini bisa menyesuaikan diri dengan habitat hutan, seringkali pegunungan, dan kadang-kadang habitat rerumputan. Tanaman bunga bakung berkembangbiak dengan cara pemisahan umbi pada tanaman induk.

KANDUNGAN ZAT

Bakung putih mempunyai sifat tajam dan dingin, agak sedkit pedas juga sedikit beracun. Berkhasiat untuk merangsang muntah, antiswelling (Menghilangkan bengkak), analgesik (penghilang sakit), antelmintik (obat cacing), diaforetik (merangsang keringat), antidotum (penetral racun). Sedangkan umbi pada bakung putih mengandung alkoloid berupa likorin, inulin, krinin aseti kronin, dan methylan thanilate.

KHASIAT DAN MANFAAT

Fungsi  tanaman bunga bakung ini tidak hanya digunakan untuk tanaman hias saja namun kegunaan tanaman bunga bakung bisa juga digunakan sebagai tanaman obat herbal, Hampir semua Bagian bakung putih dapat dijadikan tamuan untuk terapi pengobatan, dapat disajikan secara segar maupun kering, berikut ini adalah beberapa ramuan obat menggunakan  tanaman bakung.

·   Mengobati Luka Memar Cara meramu :Ambil daun bunga bakung lalu olesi dengan minyak kelapa, kemudian layukan di atas api selanjutnya di tempel kan kebagian yang sakit.

·    Melancarkan Buang Air Kecil Cara meramu :Daun bunga bakung di olesi dengan minyak kelapa, kemudian di tempelkan pada daerah kandung kencing.

·   Sakit Gigi Cara meramu :Sediakan akar bakung putih seperlunya lalu tempelkan pada gigi yang terasa sakit. Bisa juga dengan merebus akar bakung putih, setelah dingin dipakai untuk berkumur.

·  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ludwigia hyssopifolia

Nama lokal: Sumatera: Meligai (Bangka); Jawa: djukut anggereman, mainang, cacabean (Sunda); Sulawesi: kayu ragi (Manado); Filipina: pasau-...